Skip to main content

Kajian Akhlaq dalam Agama Islam

Akhlak dapat dirumuskan sebagai suatu sifat atau sikap keperibadian yang melahirkan tingkah laku perbuatan manusia, dalam usaha membentuk kehidupan yang sempurna berdasarkan kepada prinsip-prinsip yang telah ditetapkan oleh Allah. Dengan kata lain, akhlak ialah suatu sistem yang menilai perbuatan lahir dan batin manusia baik secara individu, kumpulan dan masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan baik secara individu, kehidupan masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan Allah, manusia sesama manusia, manusia dengan hewan, dengan malaikat, dengan jin, dan juga dengan alam sekitar.

Skop akhlak Islam adalah luas merangkum segenap perkara yang berkaitan dengan kehidupan manusia dengan hubungan manusia dengan Allah, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan makhluk lain.

a) Akhlak dengan Allah : Antara ciri-ciri penting akhlak manusia dengan Allah swt ialah :
• Beriman kepada Allah : yaitu mengakui, mempercayai dan meyakini bahawa Allah itu wujud serta beriman dengan rukun-rukunnya dan melaksanakan tuntutan-tuntutan di samping meninggalkan sifat atau bentuk syirik terhadapnya.
• Beribadah atau mengabdikan diri, tunduk, taat dan patuh kepada Allah : yaitu melaksanakan segala perintah dan meninggalkan segala larangannya dengan ikhlas semata-mata kerana Allah swt.
• Sentiasa bertaubat dengan tuhannya : yaitu apabila seseorang mukmin itu terlupa atau jatuh kepada kekhilafan yang tidak seharusnya berlaku lalu ia segera sadar dan insaf lalu meminta taubat atas kelalaiannya.
• Mencari keredhaan Tuhannya :yaitu sentiasa mengharapkan Allah dalam segala usaha dan amalannya. Segala gerak gerik hidupnya hanyalah untuk mencapai keredhaan Allah dan bukannya mengharapkan keredhaan manusia walaupun kadang kala terpaksa membuat perkara yang menyebabkan kemarahan manusia.
• Melaksanakan perkara-perkara yang wajib, fardhu dan nawafil.
• Redha menerima Qadha' dan Qadar Allah : Sabda Rasulullah saw yang bermaksud : "Apabila mendapat kesenangan dia bersyukur dan apabila dia ditimpa kesusahan dia bersabar maka menjadilah baik baginya."

b) Akhlak dengan manusia :
• Akhlak dengan Rasulullah : yaitu beriman dengan penuh keyakinan bahawa nabi Muhammad saw adalah benar-benar nabi dan Rasul Allah yang menyampaikan risalah kepada seluruh manusia dan mengamalkan sunnah yang baik yang berbentuk suruhan ataupun larangan.

Nabi Muhammad saw merupakan Rasul yang diutus oleh Allah swt untuk menjadi suri teladan dan petunjuk bagi seluruh umatnya, muslimin dan muslimat. Beliau adalah sebaik-baiknya manusia. Beliau sangat dikenal atas sifat, akhlak, perilaku dan budi pekerti yang sangat baik. Sesuai dengan firman Allah swt dalam surat Al-Qalam: 4, “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”.

Dari sifat-sifat yang disebutkan sebelumnya terdapat empat sifat yang wajib bagi seorang nabi dan rasul, termasuk Rasulullah saw. Yang pertama adalah shiddiq yang berarti benar atau jujur, dan merupakan salah satu dari dua sifat para rasul yang paling utama dan keistimewaan mereka yang paling besar. Benar di sini maksudnya bahwa Rasulullah selalu benar dalam setiap perkataan dan tingkah lakunya, yaitu selalu merujuk atau berdasarkan ajaran Allah swt. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat surat Maryam(19):50,“Dan Kami anugerahkan kepada mereka sebagian dari rahmat Kami dan Kami jadikan mereka buah tutur yang baik lagi tinggi.” Kebenaran dari setiap tutur kata Rasulullah sudah terkenal sejak beliau masih muda. Sehingga, mustahil bagi Rasulullah untuk bersifat kizib atau dusta. Selanjutnya adalah amanah yang berarti dapat dipercaya yang termasuk dalam sifat para rasul yang paling utama, selain shiddiq. Rasulullah adalah sosok yang paling besar amanahnya, dan beliau begitu dipercaya. Bahkan sebelum beliau diangkat menjadi Rasulullah saw, beliau telah diberi gelar Al-amin yang berarti orang yang dapat dipercaya. Oleh karena itu mustahil jika beliau bersifat khianat. Lalu yang ketiga adalah tabligh yang berarti menyampaikan, maksudnya adalah bahwa Rasulullah selalu menyampaikan wahyu dari Allah swt dan menyampaikan kebaikan-kebaikan kepada umatnya. Beliau selalu senantiasa menyampaikan ajaran yang diterima dari Allah swt, meskipun beliau terancam atau dalam cobaan karena beliau yakin bahwa Allah swt akan selau membantunya. Tidak ada yang beliau sembunyikan dalam ajarannya, jadi beliau tidak mungkin bersifat kitman (menyembunyikan). Yang terakhir adalah fathonah yang berarti cerdas atau pandai. Meskipun Rasulullah saw merupakan orang yang buta huruf atau istilahnya ummi, kenyataannya membuktikan bahwa beliau mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Rasulullah memiliki ilmu yang sangat luas yang beliau dapatkan dari sumber yang terpelihara, mengetahui yang tersembunyi, menghimpun semua ilmu terdahulu dan yang akan datang, yang telah diwahyukan Allah swt padanya, yaitu Al-Qur’an. Rasulullah ditugaskan untuk menyampaikan segala firman-firman Allah swt kepada seluruh manusia. Sehingga Rasulullah tidak mungkin bersifat baladah atau bodoh.
• Akhlak dengan ibubapa : yaitu berbuat baik (berbakti) ke pada ibu bapa. Berbuat baik di sini mengandungi arti meliputi dari segi perbuatan, perkataan dan tingkah laku. Contohnya berkata dengan sopan dan hormat, merendahkan diri, berdoa untuk keduanya dan menjaga keperluan hidupnya apabila mereka telah uzur dan sebagainya. Firman Allah swt yang bermaksud : " Kami perintahkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapa."

• Akhlak dengan guru : Maksud dari sebuah hadith Nabi saw: "Muliakanlah orang yang kamu belajar daripadanya." Setiap murid dikehendaki memuliakan dan menghormati gurunya karena peranan guru mengajarkan sesuatu ilmu yang merupakan perkara penting di mana dengan ilmu tersebut manusia dapat menduduki tempat yang mulia dan terhormat dan dapat mengatasi berbagai kesulitan hidup selama ada kehidupan di dunia ataupun di akhirat.

• Akhlak kepada tetangga : Umat Islam dituntut supaya berbuat baik terhadap tetangga. Contohnya tidak menyusahkan atau mengganggu mereka seperti membunyikan radio kuat-kuat, tidak membuang sampah di muka rumah mereka, tidak menyakiti hati mereka dengan perkataan-perkataan kasar atau tidak sopan dan sebagainya. Malah berbuat baik terhadap tetangga dalam pengertiannya itu dapat memberikan sesuatu pemberian kepada mereka sama ada dorongan moral atau material.

• Akhlak suami isteri : Firman Allah swt yang bermaksud : "Dan gaulilah olehmu isteri-isteri itu dengan baik."

• Akhlak dengan anak-anak : Islam menetapkan peraturan terhadap anak-anak. Sabda Rasulullah saw yang bermaksud : "Kanak-kanak lelaki disembelih aqiqahnya pada hari ketujuh dari kelahirannya dan diberi nama dengan baik-baik dan dihindarkan ia daripada perkara-perkara yang memudharatkan. Apabila berusia enam tahun hendaklah diberi pengajaran dan pendidikan akhlak yang baik."

• Akhlak dengan kaum kerabat : Firman Allah yang bermaksud : "Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan dan memberi kepada kaum kerabat."

c) Akhlak terhadap makhluk selain manusia :

• Malaikat :Akhlak Islam menuntut seseorang muslim supaya menghormati para malaikat dengan menutup kemaluan walaupun bersendirian dan tidak ada orang lain yang melihat.
• Jin : Adab terhadap golongan jin antaranya Rasulullah melarang membuang hadas kecil di dalam lubang-lubang di bumi kerana ia adalah kediaman jin. Sabda Rasulullah saw yang bermaksud : "Jangan kamu beristinjak dengan tahi kering dan jangan pula dengan tulang-tulang kerana sesungguhnya tulang-tulang itu adalah makanan saudara kamu dari kalangan jin."
• Hewan ternakan : Hewan yang digunakan untuk bekerja, maka tidak boleh mereka dibebani di luar kesanggupan mereka atau dianiaya atau disakiti. Malah ketika hendak menyembelih untuk dimakan sekalipun, maka hendaklah penyembelihan dilakukan dengan cara yang paling baik iaitu dengan menggunakan pisau yang tajam, tidak mengasah pisau di hadapan haiwan tersebut atau menyembelih haiwan di samping haiwan-haiwan yang lain.
• Hewan bukan ternakan : tidak menganiayai hewan-hewan bukan ternakan seperti mencederakannya dengan menggunakan batu dan sebagainya.
• Alam : Manusia diperintahkan untuk memakmurkan sumber-sumber alam demi kebaikan bersama. Islam menetapkan bahawa alam ini tidak boleh dicemari dengan kotoran yang bias merusakkan kehidupan manusia dan kehidupan lainnya.

Selain itu terdapat pula akhlaq madzumah atau akhlaq tercela adalah akhlak buruk yang dikendalikan oleh setan. Akhlaq ini benar-benar harus dijauhi oleh manusia. Karena jika berkepanjangan, hati manusia akan menjadi busuk dan tidak bisa tersentuh lagi oleh ayat-ayat Allah. Keadaan seperti ini, bisa dikatakan manusia tersebut sudah terkena penyakit hati. Macam-macam arti penyakit hati dan sifat buruk manusia :

1. Iri Hati
Iri hati adalah suatu sifat yang tidak senang akan rizki / rejeki dan nikmat yang didapat oleh orang lain dan cenderung berusaha untuk menyainginya. Iri hati yang diperbolehkan dalam ajaran islam adalah iri dalam hal berbuat kebajikan, seperti iri untuk menjadi pintar agar dapat menyebarkan ilmunya di kemudian hari. Atau iri untuk membelanjakan harta di jalan kebenaran.

2. Dengki
Dengki adalah sikap tidak senang melihat orang lain bahagia dan berusaha untuk menghilangkan nikmat tersebut.

3. Hasut / Hasud / Provokasi
Hasud adalah suatu sifat yang ingin selalu berusaha mempengaruhi orang lain agar amarah / marah orang tersebut meluap dengan tujuan agar dapat memecah belah persatuan dan tali persaudaraan agar timbul permusuhan dan kebencian antar sesama.

4. Fitnah
Fitnah lebih kejam dari pembunuhan adalah suatu kegiatan menjelek-jelekkan, menodai, merusak, menipu, membohongi seseorang agar menimbulkan permusuhan sehingga dapat berkembang menjadi tindak kriminal pada orang lain tanpa bukti yang kuat.

5. Buruk Sangka
Buruk sangka adalah sifat yang curiga atau menyangka orang lain berbuat buruk tanpa disertai bukti yang jelas.

6. Khianat / Hianat
Khianat adalah sikap tidak bertanggungjawab atau mangkir atas amanat atau kepercayaan yang telah dilimpahkan kepadanya. Khianat biasanya disertai bohong dengan mengobral janji. Khianat adalah ciri-ciri orang munafik.

Selain itu terdapat pula tasawuf yang merupakan salah satu contoh akhlak dalam Islamyang menjunjung tinggi pengabdian total kepada Allah SWT.
Menurut Al-Taftazani, dalam buku Sufi, dari Zaman ke Zaman, definisi yang paling tepat adalah kata “sufi” berasal dari kata shuff, yang berarti bulu domba. Pada masa awal perkembangan tasawuf, pakaian bulu domba adalah simbol dari para hamba Allah yang zuhud. Tasawuf merupakan salah satu sikap dan perilaku hidup yang lebih mementingkan akhirat daripada kepentingan dunia. Tujuan mereka adalah satu, yaitu mengabdikan diri sepenuhnya kepada Yang Mahakuasa dengan cara melaksanakan sistem yang telah mereka sepakati. Menurut al Taftazani, tasawuf adalah falsafah hidup yang dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengangkat jiwa seorang manusia (secara moral) lewat pemenuhan fana’ ke dalam Realitas Tertinggi serta pengetahuan tentang-Nya secara intuitif (tidak secara rasional), yang buahnya adalah kebahagiaan ruhani, yang hakikat-realnya sulit diungkapakan dengan kata-kata dikarenakan karakternya yang bercorak intuitif dan subjektif (1985 : 6).
Dari ungkapan Taftazani tersebut, maka jelalah bahwa dasar utama tasawuf adalah penyucian jiwa dengan tujuan untuk memperoleh kebahagiaan abadi.
Tasawuf tumbuh dan berkembang berdasarkan ajaran Islam. Setiap ajaran Islam tentu tidak terlepas dari al Quran dan sunnah Rasul. Jadi, landasan tasawuf adalah al Quran dan sunnah.

Comments

  1. Susahnya menjaga iman kita ya mas heheh

    ReplyDelete
  2. hehe iya. karena yang berharga itu pasti harus diperjuangkan dan dimenangkan :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Tulisan Lainnya

Tegnologi Membuka Peluang Tunanetra Berkarya dengan Mendongeng

 Pagi ini (15-09-2021) memulai tugas sebagai juri lomba dongeng untuk siswa tunanetra jenjang SMP dan SMPLB nasional dalam rangka Hari Bahasa 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dimulai dengan webinar dimana saya menjadi salah satu pematerinya bersama pak Marja (dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ) dan ka Rona Mentari (juru dongeng keliling / pendiri Rumah Dongeng Mentari). Satu topik yang coba saya kemukakan dalam diskusi yaitu bagaimana teknologi membuka peluang untuk tunanetra berkarya dengan dongeng. Dimulai dengan fakta bahwa keterampilan berbicara / olah vokal menjadi salah satu kekuatan yang dapat dieksplorasi oleh seorang dengan hambatan penglihatan. Kegiatan mendongeng yang berfokus pada penyampaian narasi, intonasi, karakter vokal, dan dinamika suara, seyogyanya menjadi potensi besar tunanetra dapat berkarya. Lalu ditambah dengan perkembangan teknologi komputer bicara, memungkinkan tunanetra mempublik

Cara Tunanetra Orientasi Kamar Hotel

Kembali di video series Get Closer with VIP. Kali ini saya berbagi tips bagaimana seorang tunanetra secara mandiri orientasi ketika menginap di kamar hotel. Ada tips sederhana yang dapat dilakukan sehingga meski menginap sendiri di kamar, tunanetra dapat memanfaatkan semua fasilitas dengan optimal dan aman. Hal ini dapat ditiru buat teman-teman netra yang akan menginap di hotel atau penginapan untuk kegiatan tertentu atau liburan. Juga tips di video ini dapat diterapkan oleh teman-teman berpenglihatan / awas yang ingin membantu seorang tunanetra untuk orientasi pertama kali di kamar hotel yang baru didatangi. Beberapa poin dalam video ini untuk bantu orientasi tunanetra di kamar hotel: 1. Keliling isi dalam kamar dengan sentuh dinding dan objek-objek yang ada di dalamnya. 2. Orientasi di kamarmandi, termasuk cara buka kran air, mana kran air panas dan dingin, dll. 3. Sentuh posisi-posisi stop kontak atau sumber listrik. Lebih lengkap lagi tonton video-nya sampai habis ya.Subscribe juga

Ada yang Kamu Suka dari PSBB di Pandemi Covid19 ini?

Tangerang - Bukan ingin menafikan dampak negatif dari musibah Covid ini ya guys. Tapi sebagaimana tiap peristiwa, pasti bisa dilihat dari berbagai perspektif. Musibah pun akan selalu dapat kita temukan sisi positifnya jika memang ingin. Sebab segala sesuatu jika ingin dilihat dulu dari sisi positifnya, Insya Allah akan terasa lebih ringan, meski tidak meniadakan bebannya. Nah, apa hal positif yang kamu rasa dari Covid ini? Kalau saya sih ini. Akhirnya, Diakui Ayah oleh Anak. Putri saya sekarang hampir usia 1 tahun. Ketika masih kerja aktif masuk ke kantor, mungkin dia merasa asing dengan bapaknya. Bagaimana tidak, berangkat kerja sebelum matahari terbit sekitar jam 5.30 karena mengejar bus Trans Jakarta dari Ciledug, lalu pulang mayoritas jam 7 malam dan baru sampai rumah sekitar jam 9 malam kalau ada lemburan RDK / kegiatan. Praktis, putri saya cuma kenal bapaknya pas hari libur saja, yang itu pun kadang masih disita waktunya sebagian dengan herus belajar dan menangani keperluan komun