Langsung ke konten utama

Webvisum, Pemecah Kode Capcha bagi Screen Reader

[caption id="attachment_8609" align="aligncenter" width="1024"]Webvisum, Pemecah Kode Capcha bagi Screen Reader Foto ketika memberikan pelatihan komputer untuk para tunanetra peserta Jambore IT Kementrian Kominfo Desember 2016 di Pustiknas Ciputat[/caption]
Halo, kembali pada tutorial kelas social media seri 2. Sudah siap untuk belajar lagi? Saya yakin Anda pasti antusias sekali, namun sebelum lebih jauh, ada satu hal penting yang perlu kita lakukan terlebih dulu. Sebab dalam navigasi di belantara internet, ranjau ini akan selalu kita temui.

Anda sudah tahu apa itu kode captcha? Kode captcha memang sering ditemui dalam halaman web khususnya pada form registrasi dan cukup menyulitkan pengguna screen reader. Kode captcha berupa image yang menampilkan teks unik yang perlu kita masukkan ke sebuah form sebelum melanjutkan proses. Tidak semua form menggunakan kode captcha, tapi mayoritas web master menggunakan kode captcha untuk melindungi situs mereka dari spammers atau orang-orang jahil yang ingin “menyampah” di situs mereka.

Bagi pengguna screen reader, tentu sulit karena kode tulisan berformat image tidak dapat diakses screen reader. Memang sebagian captcha, yang telah didukung recaptcha google, ada bantuan audio yang menyebutkan karakter yang perlu dimasukkan oleh pengguna screen reader. Namun audio yang diberikan oleh recaptcha google terkadang sulit untuk dikenali dan tidak jelas.

Kini hadir Webvisum, sebuah addon pada browser Mozilla firefox yang dapat membantu pengguna screen reader melewati hadangan Captcha. Cara kerjanya cukup simple. Pengguna hanya perlu menekan kombinasi tombol tertentu, maka Webvisum akan otomatis mengirimkan request ke server untuk kode pemecahannya. Tunggu sejenak, maka screen reader akan memberitahukan jika solusi kode captcha sudah ditemukan. Anda cukup paste kode pemecahan yang telah disimpan oleh Webvisum di clipboard ke field untuk mengisikan kode captcha.

Adapunl angkah-langkah untuk install Webvisum sampai Anda dapat menggunakannya adalah sebagai berikut:

  1. Download mozilla Firefox dan install di PC/laptop Anda.
    Addon Webvisum hanya dapat bekerja di browser Firefox. Namun sayangnya, Firefox versi terbaru sudah tidak disupport lagi oleh Web Visum. Solusinya, silakan download dan install Firefox versi terakhir yang masih didukung oleh Web Visum yaitu Firefox 53.9.0. Jika Anda sudah menggunakan Firefox yang lebih baru saat ini, silakan uninstall dulu. Untuk Firefox 53.9.0 silakan download Firefox 53.9.0 untuk Wndows 32bit, atau download Firefox 53.9.0 untuk Windows 64bit.
    Catatan: Jangan lupa non-aktifkan automatic update dari pada Firefox di menu Tools > Option sehingga Anda tetap menggunakan versi Firefox yang support dengan Web Visum, tidak ke versi yang terbaru.

  2. Membuat user baru webvisum.
    Untuk dapat membuat user baru, Anda memberlukan invatation code dari pengguna yang sudah ada. Namun tenang, kami siap membantu untuk itu. Silakan kirimkan email ke dimas@kartunet.com yang berisi permintaan kode invatation webvisum. Nanti kami akan reply email Anda dengan kode invatation yang diperlukan.

  3. Registrasi user baru webvisum dengan langsung klik di sini.

  4. Terbuka halaman registrasi account baru webvisum. Ada beberapa field yang perlu Anda isi yaitu:
    user name (masukkan username sesuai selera Anda. Boleh terdiri dari kombinasi huruf dan angka tanpa sepasi),
    Full name (nama lengkap Anda),
    Email (alamat email yang Anda gunakan untuk request invatation code),
    password (kata kunci yang Anda inginkan),
    confirm password (masukkan lagi password Anda),
    Invatation code (Kode yang Anda dapatkan dari kami).

  5. Tekan tab dan enter pada “create account” button.

  6. Jika sukses, akan muncul pesan “We have sent you a confirmation email, please follow the link provided in this email to activate your account”.

  7. Buka email Anda yang digunakan untuk registrasi dan buka email dari Webvisum. Klik tautan yang diberikan oleh Webvisum untuk konfirmasi account baru Anda.

  8. Sampai di sini proses registrasi account baru Webvisum selesai, selanjutnya adalah install addon Webvisum pada mozilla Firefox.

  9. Masuk ke www.webvisum.com lalu enter pada link “download”.

  10. Telusuri terus dan enter pada link “Install the Webvisum extension”.

    catatan: saat ini addon webvisum yang resmi tidak didukung lagi oleh Mozilla Firefox terbaru. Silakan download versi alternatifnya di sini.


  11. Screen reader akan memberi pesan untuk permintaan install addon webvisum. Untuk mengizinkan, tekan tab pada “allow” button atau langsung tekan short-cut alt + A.

  12. Selanjutnya, tekan tab sampai “install” button dan Firefox akan meminta untuk restart browser.

  13. Setelah proses restart browser, akan muncul kotak dialogue yang meminta user dan password akun webvisum Anda. Masukkan user dan password yang Anda buat pada proses registrasi.

  14. Selesai, dan Anda sudah dapat menggunakan webvisum untuk 20X permintaan kode captcha dalam 1 X 24 jam. Setelah lewat dari 24 jam, maka quota permintaan anda akan kembali jadi 20X lagi.



Cara Penggunaan

  1. Ketika menemui halaman yang meminta kode captcha, tekan kombinasi tombol alt + ctrl + angka 6 pada keyboard.

  2. Tunggu proses Webvisum request ke server untuk solusi kode captcha.

  3. Setelah ada pesan selesai dari Screen reader, paste atau tekan ctrl + V pada field dimana Anda diminta untuk memasukkan kode.




Catatan: Apabila Webvisum tidak bekerja, ada kemungkinan image di browser Firefox Anda tidak diaktifkan. Cara untuk mengaktifkannya adalah sebagai berikut: (sesuaikan dengan tipe firefox yang Anda gunakan saat ini)



  1. Pada jendela Mozilla Firefox, tekan alt + T untuk masuk ke menu tools.

  2. Tekan panah atas/bawah sampai “option”, tekan enter.

  3. Cari “content tab” dengan menekan panah atas/bawah kemudian tekan tab.

  4. Pada field “load images automatically” pastikan bahwa tanda ceklis dicentrang.

  5. Tab sampai “ok”, tekan enter.



Semoga dengan ditambahkan addon Webvisum di browser Firefox anda, persoalan kode captcha bukan jadi masalah lagi bagi pengguna screen reader. Jika ada pertanyaan atau menemui kesulitan, dapat tulis pertanyaan di kolom komentar. Sampai ketemu di tutorial seri berikutnya.(DPM)

Dengarkan tutorial audio Webvisum, Pemecah Kode Capcha bagi Screen Reader


[audio mp3="https://www.dimasmuharam.com/wp-content/uploads/2012/01/webvisum.mp3"][/audio]

Komentar

  1. Sebel banget kalau ketemu captcha. Suka salah pilih huruf atau angka. Kadang diterima walau pakai hutif kapital, kadang enggak. Ih PHP. Untung deh sekarang ada referensi webvisum, sangat membantu

    BalasHapus
  2. terima kasih sudah berkunjung. jangan lupa pakai firefox yang versi di bawah 52 ya.

    BalasHapus
  3. Pada My account terdapat tiga kotak yg harus diisi password. 1. New Password, 2. Confirm New Password dan 3. Current Password. Setiap saya isi dg password saya pasti ditolak. Jadi harus diisi apa ? Sebelum masalah ini selesai belum bisa Install. Mohon pencerahan. Trimakasih.

    BalasHapus

Posting Komentar

Tulisan Lainnya

Tegnologi Membuka Peluang Tunanetra Berkarya dengan Mendongeng

 Pagi ini (15-09-2021) memulai tugas sebagai juri lomba dongeng untuk siswa tunanetra jenjang SMP dan SMPLB nasional dalam rangka Hari Bahasa 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dimulai dengan webinar dimana saya menjadi salah satu pematerinya bersama pak Marja (dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ) dan ka Rona Mentari (juru dongeng keliling / pendiri Rumah Dongeng Mentari). Satu topik yang coba saya kemukakan dalam diskusi yaitu bagaimana teknologi membuka peluang untuk tunanetra berkarya dengan dongeng. Dimulai dengan fakta bahwa keterampilan berbicara / olah vokal menjadi salah satu kekuatan yang dapat dieksplorasi oleh seorang dengan hambatan penglihatan. Kegiatan mendongeng yang berfokus pada penyampaian narasi, intonasi, karakter vokal, dan dinamika suara, seyogyanya menjadi potensi besar tunanetra dapat berkarya. Lalu ditambah dengan perkembangan teknologi komputer bicara, memungkinkan tunanetra mempublik

Cara Tunanetra Orientasi Kamar Hotel

Kembali di video series Get Closer with VIP. Kali ini saya berbagi tips bagaimana seorang tunanetra secara mandiri orientasi ketika menginap di kamar hotel. Ada tips sederhana yang dapat dilakukan sehingga meski menginap sendiri di kamar, tunanetra dapat memanfaatkan semua fasilitas dengan optimal dan aman. Hal ini dapat ditiru buat teman-teman netra yang akan menginap di hotel atau penginapan untuk kegiatan tertentu atau liburan. Juga tips di video ini dapat diterapkan oleh teman-teman berpenglihatan / awas yang ingin membantu seorang tunanetra untuk orientasi pertama kali di kamar hotel yang baru didatangi. Beberapa poin dalam video ini untuk bantu orientasi tunanetra di kamar hotel: 1. Keliling isi dalam kamar dengan sentuh dinding dan objek-objek yang ada di dalamnya. 2. Orientasi di kamarmandi, termasuk cara buka kran air, mana kran air panas dan dingin, dll. 3. Sentuh posisi-posisi stop kontak atau sumber listrik. Lebih lengkap lagi tonton video-nya sampai habis ya.Subscribe juga

Ada yang Kamu Suka dari PSBB di Pandemi Covid19 ini?

Tangerang - Bukan ingin menafikan dampak negatif dari musibah Covid ini ya guys. Tapi sebagaimana tiap peristiwa, pasti bisa dilihat dari berbagai perspektif. Musibah pun akan selalu dapat kita temukan sisi positifnya jika memang ingin. Sebab segala sesuatu jika ingin dilihat dulu dari sisi positifnya, Insya Allah akan terasa lebih ringan, meski tidak meniadakan bebannya. Nah, apa hal positif yang kamu rasa dari Covid ini? Kalau saya sih ini. Akhirnya, Diakui Ayah oleh Anak. Putri saya sekarang hampir usia 1 tahun. Ketika masih kerja aktif masuk ke kantor, mungkin dia merasa asing dengan bapaknya. Bagaimana tidak, berangkat kerja sebelum matahari terbit sekitar jam 5.30 karena mengejar bus Trans Jakarta dari Ciledug, lalu pulang mayoritas jam 7 malam dan baru sampai rumah sekitar jam 9 malam kalau ada lemburan RDK / kegiatan. Praktis, putri saya cuma kenal bapaknya pas hari libur saja, yang itu pun kadang masih disita waktunya sebagian dengan herus belajar dan menangani keperluan komun