Langsung ke konten utama

Alasan Mengapa Harus Pakai Twitter

Mengapa harus pakai Twitter? Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak anda saat ini. Saya yakin, dari tutorial seri sebelumnya, sudah ada keinginan untuk anda mengenal Twitter lebih jauh meski belum 100%. Pada edisi ini, anda akan menemui lebih banyak lagi manfaat menggunakan Twitter yang super pastinya. Dari manfaat yang anda duga atau tidak sama sekali. Seperti biasa, tanggapan dan pertanyaan, silakan ditulis di kolom komentar ya.

  1. Jumlah Karakter yang Terbatas.
    Fakta ini memang unik. Pada umumnya, orang tidak suka untuk dibatasi. Namun batas karakter tiap update twitter yang hanya 140 karakter itu, malah disukai oleh para penggunanya. Mengapa? Sebab hal ini membuat Twitter amat simple dan ringan. Update akan amat cepat ditampilkan dan pengguna pemula pun tidak akan menemui kesulitan berarti saat ber-twitteran ria.

  2. Reply Status tidak Berurutan.
    Berbeda dengan Facebook. Pada Twitter, komen pada sebuah status tidak terkumpul dalam satu tempat. Jadi lebih mudah untuk pengguna twitter dalam melakukan reply.

  3. Dapat memilih update yang diterima
    Dalam Twitter, ada sistem following dan followers. Ketika kita ingin mendapatkan update info dari satu account, kita hanya perlu follow (mengikuti) account-account tertentu saja. Meski kita following account tersebut, ia tidak harus mendapatkan update-update dari kita jika dia tidak menjadi followers kita.Beda dengan facebook yang prinsipnya dalam friend tiap update sesama friend selalu terpampang di home, pada twitter kita dapat memilih. Coba saja anda bayangkan apabila anda telah menjadi orang terkenal dengan followers jutaan. Apabila sistemnya di facebook yang konsepnya adalah friend, seberapa pusing anda ketika melihat home twitter anda. Dengan twitter, jumlah update yang tampil di home anda ditentukan dengan jumlah account yang anda follow (following) saja.

  4. Tidak perlu konfirmasi following
    Pada Facebook, anda perlu menunggu orang yang anda request as friend mengkonfirmasi permintaan anda. Pada Twitter, hal ini lebih mudah. Asal account twitter yang ingin anda follow tidak mengaktifkan opsi proteksi, anda dapat langsung mendapatkan update tweet-tweet dari dia tanpa perlu menunggu konfirmasi.

  5. Situs relatif Ringan dan Praktis
    Twitter memiliki fitur-fitur yang amat sederhana tetapi amat bermanfaat dalam social networking. Berbeda dengan facebook yang amat banyak fasilitas dan loading relatif berat, Twitter amat ringan dan mudah diakses. Keunggulan inilah yang salah satunya membuat Twitter disukai orang apalagi mereka yang tidak memiliki koneksi kecepatan tinggi.

  6. Ada Hastag.
    Hastag ini seperti penanda keyword untuk tiap update status (tweet) yang dibuat di Twitter. Ditandai dengan tanda kres (#) pada awal hastag, fitur ini memungkinkan pengguna twitter akan menemui tweet-tweet lain yang mencantumkan hastag serupa. Oleh karena itu, meski tidak saling follow, pengguna twitter dapat saling terkait dengan tweet yang punya hastag yang sama.



Sekian dulu tentang pembahasan keunggulan-keunggulan dari Twitter. Tentu dari tiap point di atas, pembahasan lebih jauh akan anda temukan di tutorial seri-seri berikutnya. Di edisi berikutnya, sepertinya akan menarik jika kita bahas manfaat twitter yang dikonversi dari banyak keunggulan-keunggulan yang sudah kita bahas di sini. Oia tak lupa, jika teman-teman yang sudah punya pengalaman di twitter mau berbagi tentang keunggulan lainnya, mohon sharing dengan kita di kolom komentar.(DPM)

Komentar

  1. karena karakternya terbatas jadi ga perlu baca banyak2 tweet orang. karena tweet biasanya to the point

    BalasHapus
  2. yup, apabila ada yang ingin bertanya atau berpendapat tentang materi malam ini, silakan langsung tulis di kolom komentar ini ya :)

    BalasHapus
  3. bisa jadi. tapi karakter yang terbatas bisa berpotensi menimbulkan salah tafsir lho :)

    BalasHapus
  4. dwitya sobat ady dharma27 Maret 2014 17.08

    saya buat twitter cuma buat formal-formalan aja. biasanya kalo ikut lomba harus follow panitia

    BalasHapus
  5. Untuk nomor 1
    aku ada sedikit pengalaman yang masih belum ada apa-apanya, dimana ada kemungkinan ini juga di alami oleh pengguna lain, yakni saya harus cerdas dan cermat dalam memotong perkataan dengan keterbatasan yang ada sehingga semua informasi bisa disampaikan dengan cara yang tepat, dan akan lebih indah apabila di sampaikan dengan cara inspiratif atau unik (cara ini yang belum saya mengerti, gimanakah ini?)

    BalasHapus
  6. aku mau nanya gimana narikin orang supaya ngikutin tweet kita dengan atau tanpa nambah followers?
    apakah harus dengan bantuan orang yang uda populer?
    kalau sendiri masih kurang rasaya,
    kalau bayar, sayang duitnya.... udah gitu bakalan ketahuan dari bahasa dan orang yang berulang2

    BalasHapus
  7. Saya bikin twitter biar bisa follow akun Ridwan Kamil. :D

    BalasHapus
  8. haha. menarik juga alasannya gan. Ga follow artis2 juga sekalian? :D

    BalasHapus
  9. nambahin ah
    mohon izin ya

    ada yang buat Twitter dan memanfaatkannya hanya untuk jadi "populer"

    kalo aku dulu si cuma ikut-ikutan aja kayak apa si? alias pingin nyoba

    sekarang ya lagi dimanfaatin untuk apa saja yang mungkin berguna dan ikuti aturan hehe

    BalasHapus
  10. Jadi "populer" di Twitter itu tidak datang dengan sendirinya. Sebuah account jadi populer biasanya karena memang dinilai bermanfaat tweet2-nya, sehingga orang tertarik untuk follow. Jadi populer itu sebetulnya hanya akibat dari manfaat yang sudah diberikan. Tapi ada hal lain ketika sebuah account jadi populer tapi secara negatif. Biasanya itu karena account itu kontroversial atau. Tapi hal yang kedua ini tak patut dicontoh.

    BalasHapus
  11. Fahrizal Mukhdar17 April 2015 11.21

    Betulll. Buat kita jd cerdas memilah dan memilih informasi yg kita butuhkan.

    BalasHapus
  12. kalau sy paling cari info aja yg lagi trending mas, ga serius2 amat pake twitter

    BalasHapus
  13. hai kak, terima kasih ya sudah berkunjung. Ya, Twitter memang jadi fenomena luar biasa. Cuma makin tersaingi sih dengan hadirnya Instagram. Cuma tidak sepenuhnya dilewati seperti era Friendster dan kemudian Facebook.

    BalasHapus
  14. memang jangan serius-serius sih kak, nanti jadi seperti baca jurnal ilmiah :)

    BalasHapus
  15. kurang suka apkai twitter, kn terllau terbatas kaarkternay krn aku paling suka memberikan info yg berguna shg perlu banyak karakter. Reply juga gak dalam satu tempat itu bikin bingung. Waalu simpel tapi aku lebih suka pakai facebook

    BalasHapus
  16. Saat ini trend memang bergeser lagi ke Instagram dan Facebook. IG jadi populer karena seperti kata pepatah bahwa gambar/foto dapat mewakili sejuta kata. Sedang di Facebook, karena fitur2 makin adoptif dan tiap orang dapat buka Facebook. Bahkan definisi internet dan Facebook makin kabur belakangan ini, apalagi di kalangan yang awam dengan internet

    BalasHapus
  17. aku, kalau lagi kurang waktu buat nonton berita, pasti update yang kulihat lebih dulu itu twitter...
    nilai positifnya, berita terbaru cepet banget menyebar.
    negatifnya, kadang suka keasyikan scroll2 temlen, eh tau-tau gue udah tua aja. -__-

    BalasHapus
  18. untuk poin terakhir itu, sepertinya kebanyakan scroll timeline akun2 anak abege labil ya? makanya merasa tiba2 udah tua :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Tulisan Lainnya

Tegnologi Membuka Peluang Tunanetra Berkarya dengan Mendongeng

 Pagi ini (15-09-2021) memulai tugas sebagai juri lomba dongeng untuk siswa tunanetra jenjang SMP dan SMPLB nasional dalam rangka Hari Bahasa 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dimulai dengan webinar dimana saya menjadi salah satu pematerinya bersama pak Marja (dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ) dan ka Rona Mentari (juru dongeng keliling / pendiri Rumah Dongeng Mentari). Satu topik yang coba saya kemukakan dalam diskusi yaitu bagaimana teknologi membuka peluang untuk tunanetra berkarya dengan dongeng. Dimulai dengan fakta bahwa keterampilan berbicara / olah vokal menjadi salah satu kekuatan yang dapat dieksplorasi oleh seorang dengan hambatan penglihatan. Kegiatan mendongeng yang berfokus pada penyampaian narasi, intonasi, karakter vokal, dan dinamika suara, seyogyanya menjadi potensi besar tunanetra dapat berkarya. Lalu ditambah dengan perkembangan teknologi komputer bicara, memungkinkan tunanetra mempublik

Cara Tunanetra Orientasi Kamar Hotel

Kembali di video series Get Closer with VIP. Kali ini saya berbagi tips bagaimana seorang tunanetra secara mandiri orientasi ketika menginap di kamar hotel. Ada tips sederhana yang dapat dilakukan sehingga meski menginap sendiri di kamar, tunanetra dapat memanfaatkan semua fasilitas dengan optimal dan aman. Hal ini dapat ditiru buat teman-teman netra yang akan menginap di hotel atau penginapan untuk kegiatan tertentu atau liburan. Juga tips di video ini dapat diterapkan oleh teman-teman berpenglihatan / awas yang ingin membantu seorang tunanetra untuk orientasi pertama kali di kamar hotel yang baru didatangi. Beberapa poin dalam video ini untuk bantu orientasi tunanetra di kamar hotel: 1. Keliling isi dalam kamar dengan sentuh dinding dan objek-objek yang ada di dalamnya. 2. Orientasi di kamarmandi, termasuk cara buka kran air, mana kran air panas dan dingin, dll. 3. Sentuh posisi-posisi stop kontak atau sumber listrik. Lebih lengkap lagi tonton video-nya sampai habis ya.Subscribe juga

Ada yang Kamu Suka dari PSBB di Pandemi Covid19 ini?

Tangerang - Bukan ingin menafikan dampak negatif dari musibah Covid ini ya guys. Tapi sebagaimana tiap peristiwa, pasti bisa dilihat dari berbagai perspektif. Musibah pun akan selalu dapat kita temukan sisi positifnya jika memang ingin. Sebab segala sesuatu jika ingin dilihat dulu dari sisi positifnya, Insya Allah akan terasa lebih ringan, meski tidak meniadakan bebannya. Nah, apa hal positif yang kamu rasa dari Covid ini? Kalau saya sih ini. Akhirnya, Diakui Ayah oleh Anak. Putri saya sekarang hampir usia 1 tahun. Ketika masih kerja aktif masuk ke kantor, mungkin dia merasa asing dengan bapaknya. Bagaimana tidak, berangkat kerja sebelum matahari terbit sekitar jam 5.30 karena mengejar bus Trans Jakarta dari Ciledug, lalu pulang mayoritas jam 7 malam dan baru sampai rumah sekitar jam 9 malam kalau ada lemburan RDK / kegiatan. Praktis, putri saya cuma kenal bapaknya pas hari libur saja, yang itu pun kadang masih disita waktunya sebagian dengan herus belajar dan menangani keperluan komun