Langsung ke konten utama

Etika Berinteraksi di Twitter

Mungkin di antara kalian sudah tidak sabar untuk segera mulai mengoperasikan Twitter. Tapi tunggu dulu, ternyata ada satu informasi yang cukup penting kita ketahui sebelum menceburkan diri di Twitter. Setelah browsing sana sini, menemukan ada beberapa tata cara atau etika dalam ber-twitter. Buat teman-teman yang ingin menambahkan informasi, seperti biasa, silakan tulis di kolom komentar ya.

  1. Menghargai Hak Followers
    Bertwitter bukan hanya mengenai dirimu yang membuat tweet, tapi mengenai followers atau orang-orang yang follow tweet-tweet dari account anda. Jangan buat followers anda hanya disuguhi kegiatan-kegiatan anda. Bayangkan saja jika anda yang menjadi follower, tentu anda akan bosan dan merasa tidak diacuhkan. Buat interaksi yang sehat dengan followers. Tak perlu pelit-pelit untuk reply mention dari followers anda.

    Jika anda ingin tetap buat tweet tentang kegiatan anda, buat tweet itu semenarik mungkin. Contoh “Sedang di restoran XXX, makanannya beragam, harga murah, dan tempat nyaman untuk malam mingguan lho :D”. Tweet itu tentu akan menarik untuk followers anda yang bisa menjadikan referensi tempat nongkrong saat malam minggu. Tentu akan beda jika tweet dibuat seperti ini “Sedang di restoran XXX, bersama pacar yang cantik :D”. Followers anda pasti akan berfikir “Penting gitu?”. So, hargai follower anda seperti anda menghargai home twitter anda.

  2. Buat Tweet yang Memberikan Manfaat bagi Followers
    Sekali lagi, bertwitteran adalah bagaimana anda memperlakukan followers dengan tweet-tweet anda. Buat followers anda merasa nyaman dan beruntung telah follow account anda. Beri mereka tweet-tweet yang mampu menyentuh sisi emosional. Seperti tweet penyemangat, nasihat, atau motivasi. Layaknya teman, mungkin salah satu dari tweet anda ada yang pas dengan perasaan follower anda saat itu. Tentu tweet dari anda itu akan amat bermakna baginya.

  3. Biasakan pakai kata RT dan mention orang yang Tweetnya Dikutip
    Poin ini semacam etika dalam mengutip tweet yang notabenya adalaah hasil intelektual seseorang. Jika dalam dunia akademis, dikenal dengan istilah plagiarisme. Ketika ada tweet bagus dan anda ingin retweet ke semua followers anda, jangan lupa untuk menambahkan kata RT dan mention langsung ke pembuat tweet. Etika ini semacam penghargaan kepada pembuat tweet pertama. Ketika anda taat dengan etika ini, maka anda akan dikenal sebagai account yang credible bagi para followers anda.

  4. Gunakan Direct Message (DM) untuk Pesan-pesan personal
    Prinsip ini sebetulnya mudah, tapi sering diabaikan oleh pengguna twitter. Untuk berbalas pesan atau bahkan berdebat dengan pengguna twitter tertentu, seyogyanya anda menggunakan fasilitas DM apabila berbalas pesan itu dalam frekuensi tinggi. Sikap ini untuk menghindari kesan pada followers anda bahwa mereka merasa diabaikan. Mereka harus membaca tweet-tweet yang tidak diperuntukan bagi mereka. Tentu akan amat menyebalkan hal yang seperti itu bukan?

  5. Jauhi Twitter saat sedang Emosi
    Twitter anda adalah milik anda. Namun perlu diingat, ada followers yang akan membaca setiap tweet yang anda buat. Usahakan ketika sedang marah, hindari untuk membuat tweet-tweet emosional. Masih ingat dengan kasus luna Maya yang kesal kepada wartawan lantas menuliskannya di Twitter? Dari tweet yang simple itu, bisa berdampak amat negatif bagi pembuatnya. Meski anda bukan artis sekalipun, usahakan membuat tweet-tweet yang positif. Jika memang anda ingin curhat kepada followers, harap lakukan ketika anda sudah relatif tenang.



Itu dia lima  tips etika dalam menggunakan Twitter. Di antara anda mungkin ada yang setuju atau menolak prinsip-prinsip di atas. Semua itu hak anda. Satu hal yang berlaku mutlak dalam twitter adalah sikap saling harga-menghargai. Selayaknya di dalam masyarakat, social network pun demikian. Ada etika yang harus ditaati agar interaksi sesama Tweeps berjalan baik.(DPM)

Komentar

  1. semoga para pengguna tweeter memiliki etika seperti diatas

    BalasHapus
  2. aamiin.. karena sejatinya Twitter ituh anya alat, tinggal bagaimana kita sebagai pengguna yang beretika di dalamnya :)

    BalasHapus
  3. no 5 pernah saya lakukan, mohon maaf ya, aku salah,
    malu dan bodoh sekali,
    ini juga kayaknya salah nih,
    tapi hanya ini caraku berinteraksi lagi,
    ga ada cara lain,
    mohon maaf,

    oh iya
    mohon maaf bila kurang berkenan
    itu iklan/adsensnya numpuk itu, ada yang nutupin tulisan, jadi yang bukan tuna netra/yang masih bisa melihat/bisa melihat jadi kurang nyaman,
    khususnya yang 7 adsense menumpuk

    yang Alpha wars juga hampir nabrak dengan affiliate Bilna

    mohon maaf sekali lagi,
    terima kasih

    BalasHapus
  4. baca baca tentang twitter, jadi tergoda buat ikutan kelola twitter. makasih infonya kak ^^

    BalasHapus
  5. terima kasih masukannya. itu berarti iklan adsense yang di hampir akhir postingan ya?

    BalasHapus
  6. ayolah gabung di Twitter. biar gahul. hehe. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Tulisan Lainnya

Tegnologi Membuka Peluang Tunanetra Berkarya dengan Mendongeng

 Pagi ini (15-09-2021) memulai tugas sebagai juri lomba dongeng untuk siswa tunanetra jenjang SMP dan SMPLB nasional dalam rangka Hari Bahasa 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dimulai dengan webinar dimana saya menjadi salah satu pematerinya bersama pak Marja (dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ) dan ka Rona Mentari (juru dongeng keliling / pendiri Rumah Dongeng Mentari). Satu topik yang coba saya kemukakan dalam diskusi yaitu bagaimana teknologi membuka peluang untuk tunanetra berkarya dengan dongeng. Dimulai dengan fakta bahwa keterampilan berbicara / olah vokal menjadi salah satu kekuatan yang dapat dieksplorasi oleh seorang dengan hambatan penglihatan. Kegiatan mendongeng yang berfokus pada penyampaian narasi, intonasi, karakter vokal, dan dinamika suara, seyogyanya menjadi potensi besar tunanetra dapat berkarya. Lalu ditambah dengan perkembangan teknologi komputer bicara, memungkinkan tunanetra mempublik

Cara Tunanetra Orientasi Kamar Hotel

Kembali di video series Get Closer with VIP. Kali ini saya berbagi tips bagaimana seorang tunanetra secara mandiri orientasi ketika menginap di kamar hotel. Ada tips sederhana yang dapat dilakukan sehingga meski menginap sendiri di kamar, tunanetra dapat memanfaatkan semua fasilitas dengan optimal dan aman. Hal ini dapat ditiru buat teman-teman netra yang akan menginap di hotel atau penginapan untuk kegiatan tertentu atau liburan. Juga tips di video ini dapat diterapkan oleh teman-teman berpenglihatan / awas yang ingin membantu seorang tunanetra untuk orientasi pertama kali di kamar hotel yang baru didatangi. Beberapa poin dalam video ini untuk bantu orientasi tunanetra di kamar hotel: 1. Keliling isi dalam kamar dengan sentuh dinding dan objek-objek yang ada di dalamnya. 2. Orientasi di kamarmandi, termasuk cara buka kran air, mana kran air panas dan dingin, dll. 3. Sentuh posisi-posisi stop kontak atau sumber listrik. Lebih lengkap lagi tonton video-nya sampai habis ya.Subscribe juga

Ada yang Kamu Suka dari PSBB di Pandemi Covid19 ini?

Tangerang - Bukan ingin menafikan dampak negatif dari musibah Covid ini ya guys. Tapi sebagaimana tiap peristiwa, pasti bisa dilihat dari berbagai perspektif. Musibah pun akan selalu dapat kita temukan sisi positifnya jika memang ingin. Sebab segala sesuatu jika ingin dilihat dulu dari sisi positifnya, Insya Allah akan terasa lebih ringan, meski tidak meniadakan bebannya. Nah, apa hal positif yang kamu rasa dari Covid ini? Kalau saya sih ini. Akhirnya, Diakui Ayah oleh Anak. Putri saya sekarang hampir usia 1 tahun. Ketika masih kerja aktif masuk ke kantor, mungkin dia merasa asing dengan bapaknya. Bagaimana tidak, berangkat kerja sebelum matahari terbit sekitar jam 5.30 karena mengejar bus Trans Jakarta dari Ciledug, lalu pulang mayoritas jam 7 malam dan baru sampai rumah sekitar jam 9 malam kalau ada lemburan RDK / kegiatan. Praktis, putri saya cuma kenal bapaknya pas hari libur saja, yang itu pun kadang masih disita waktunya sebagian dengan herus belajar dan menangani keperluan komun