Langsung ke konten utama

Ngobrol Santai di Sang Juara @BChannelTV


Alhamdulillah diberi kesempatanl agi untuk memperkenalkan Kartunet kepada masyarakat. Kali ini giliran aku datang ke studio B-Channel dalam program Sang Juara yang dipandu oleh Indra Herlambang. Ya meski aku merasa belum pantas untuk dikatakan "Sang Juara", tapi semoga saja apa yang aku bagi di kesempatan kali ini ada manfaatnya. Minimal, aku harus berusaha jadi "juara" untuk diriku sendiri.

Seru banget pas syuting program ini. Ka Indra Herlambang sebagai host orangnya gokil habis. Jadi waktu yang singkat itu terasa lebih singkat lagi karena isinya cuma ketawa-ketiwi aja. Namun tetap kok, pesan yang ingin disampaikan untuk promosi Kartunet tak terlupakan. Minimal, aku dapat rekaman videonya jadi bisa untuk bahan dokumentasi dan sosialisasi Kartunet ke depan.

Entah mengapa aku bisa dikategorikan sebagai "Sang Juara" seperti nama program inspiratif di B-Channel tersebut. Sebagai pribadi tentu aku tak merasa cukup pantas untuk dikatakan seperti itu karena belum melakukan banyak hal. Namun dikarenakan tema yang diangkat adalah untuk membahas tentang Kartunet, aku bersedia berbicara agar lebih banyak lagi orang yang tahu tentang Kartunet, bukan aku.

Awal bagaimana dapat masuk program ini yaitu dikontak oleh kru dari Sang Juara. Aku lupa bertanya juga bagaimana mereka dapat kontak aku. Saat tahu bahwa ada kesempatan lagi untuk promosi Kartunet, ya aku langsung menyanggupi. Sebetulnya kru B-Channel tadinya menghendaki untuk datang ke rumah atau tempat kegiatan meliput aktivitasku. Tapi karena saat itu sedang kerja di Thisable Enterprise, di STC Senayan, jadi aku kurang bersedia untuk disyuting. Akhirnya, kru B-Channel sepertnya mengambil inisiatif untuk ambil foto-foto kegiatan Kartunet dari Facebook dan website sebagai materi pendukung.

"Muda dan membuat perubahan". Itu satu kalimat yang dilontarkan ka Indra Herlambang yang alumni ITB ini saat membuka salah satu sesi. Aku sebetulnya malu dikatakan seperti itu, karena belum banyak perubahan yang dapat aku perbuat. Sejauh ini aku dan teman-teman hanya melakukan apa yang menjadi kesenangan dan kebisaan kami. Karena kami suka online dan surfing di internet, maka kita buat website dan program kegiatan untuk mengajak semakin banyak teman-teman tunanetra agar online. Bukan sesuatu yang istimewa sebetulnya, tapi memang belum banyak dilakukan oleh masyarakat.

Nah, buat kamu yang ingin tahu tentang Kartunet lebih jauh lagi, silakan dapat dengan mudah memahaminya dengan menonton dua video ini. Semoga dapat mencerahkan dan kamu dapat menyebarkannya lagi ke banyak orang agar Indonesia tahu bahwa penyandang disabilitas juga dapat berdaya tak tak hanya menjadi beban.

Komentar

Tulisan Lainnya

Tegnologi Membuka Peluang Tunanetra Berkarya dengan Mendongeng

 Pagi ini (15-09-2021) memulai tugas sebagai juri lomba dongeng untuk siswa tunanetra jenjang SMP dan SMPLB nasional dalam rangka Hari Bahasa 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dimulai dengan webinar dimana saya menjadi salah satu pematerinya bersama pak Marja (dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ) dan ka Rona Mentari (juru dongeng keliling / pendiri Rumah Dongeng Mentari). Satu topik yang coba saya kemukakan dalam diskusi yaitu bagaimana teknologi membuka peluang untuk tunanetra berkarya dengan dongeng. Dimulai dengan fakta bahwa keterampilan berbicara / olah vokal menjadi salah satu kekuatan yang dapat dieksplorasi oleh seorang dengan hambatan penglihatan. Kegiatan mendongeng yang berfokus pada penyampaian narasi, intonasi, karakter vokal, dan dinamika suara, seyogyanya menjadi potensi besar tunanetra dapat berkarya. Lalu ditambah dengan perkembangan teknologi komputer bicara, memungkinkan tunanetra mempublik

Cara Tunanetra Orientasi Kamar Hotel

Kembali di video series Get Closer with VIP. Kali ini saya berbagi tips bagaimana seorang tunanetra secara mandiri orientasi ketika menginap di kamar hotel. Ada tips sederhana yang dapat dilakukan sehingga meski menginap sendiri di kamar, tunanetra dapat memanfaatkan semua fasilitas dengan optimal dan aman. Hal ini dapat ditiru buat teman-teman netra yang akan menginap di hotel atau penginapan untuk kegiatan tertentu atau liburan. Juga tips di video ini dapat diterapkan oleh teman-teman berpenglihatan / awas yang ingin membantu seorang tunanetra untuk orientasi pertama kali di kamar hotel yang baru didatangi. Beberapa poin dalam video ini untuk bantu orientasi tunanetra di kamar hotel: 1. Keliling isi dalam kamar dengan sentuh dinding dan objek-objek yang ada di dalamnya. 2. Orientasi di kamarmandi, termasuk cara buka kran air, mana kran air panas dan dingin, dll. 3. Sentuh posisi-posisi stop kontak atau sumber listrik. Lebih lengkap lagi tonton video-nya sampai habis ya.Subscribe juga

Ada yang Kamu Suka dari PSBB di Pandemi Covid19 ini?

Tangerang - Bukan ingin menafikan dampak negatif dari musibah Covid ini ya guys. Tapi sebagaimana tiap peristiwa, pasti bisa dilihat dari berbagai perspektif. Musibah pun akan selalu dapat kita temukan sisi positifnya jika memang ingin. Sebab segala sesuatu jika ingin dilihat dulu dari sisi positifnya, Insya Allah akan terasa lebih ringan, meski tidak meniadakan bebannya. Nah, apa hal positif yang kamu rasa dari Covid ini? Kalau saya sih ini. Akhirnya, Diakui Ayah oleh Anak. Putri saya sekarang hampir usia 1 tahun. Ketika masih kerja aktif masuk ke kantor, mungkin dia merasa asing dengan bapaknya. Bagaimana tidak, berangkat kerja sebelum matahari terbit sekitar jam 5.30 karena mengejar bus Trans Jakarta dari Ciledug, lalu pulang mayoritas jam 7 malam dan baru sampai rumah sekitar jam 9 malam kalau ada lemburan RDK / kegiatan. Praktis, putri saya cuma kenal bapaknya pas hari libur saja, yang itu pun kadang masih disita waktunya sebagian dengan herus belajar dan menangani keperluan komun