Langsung ke konten utama

Begadang Tengah Malam di Radio Show TV One



Setelah lebih dari setahun ditunggu dari pihak TV One untuk mengirimkan copy rekamannya dan tak unjung datang, tak sengaja malah menemukannya dari mbah Google. Ini dia video ketika aku diundang oleh TV One ke program Radio Show untuk menjelaskan tentang apa itu Kartunet Community dan kegiatannya, serta bagaimana tunanetra dapat mengoperasikan komputer dan website.

Acara ini live dan berlangsung selama dua hari. Ya, dua hari karena syuting mulai dari sekitar jam 10 malam di tanggal 4 Juni, hingga jam 1 dini hari keesokan harinya. Luar biasa, tapi karena host mbak Melly Munial dan mas Buluks lux yang gokil, tak merasa kantuk sama sekali. Meski waktu itu suasananya habis hujan dan syutin di lokasi out door, tapi tak terasa waktu tiga jam berlalu begitu saja.

Ada yang unik ketika aku diundang dalam program ini. Sudah menjadi rahasia umum bahwa TV One selalu mengandalkan kecepatan dalam program-programnya. Ketika mencari berita misalnya, ia biasanya jadi pihak pertama yang mewartakannya ke publik. Namun lumrah juga, jika kadang tayangan berita di TV One agak kurang rapih dan ada kesan terburu-buru. Tapi harus kita apresiasi untuk komitmen mereka dalam kecepatan. Nah, jadi sebelum hadir ke Radio Show malam itu, aku baru dihubungi via email jika tidak salah dua malam sebelumnya via email. Karena baru online besok pagi, jadi email itu dibalas kurang dari dua hari waktu syutingnya. Di siang harinya, baru aku ditelpon yang berarti itu adalah H-1. Wow, luar biasa bukan. Bagaimana sebuah acara baru mendapatkan narasumber H-1. Tapi nyatanya, semua program TV One selalu berjalan lancar. Meski kita tak tahu seperti apa jibaku para awak media TV One di belakangnya.

Lalu untuk program Radio Show sendiri juga cukup unik. Jadi TV One coba membawakan program yang biasa di radio untuk menjadi tayangan televisi. Jika di radio kita biasanya menemukan ada wawancara lalu diselingi dengan pemutaran lagu, nah di Radio Show ini sama dengan adanya live music yang pada episode ini adalah Drew Band. Bedannya hanya jika di radio tak dapat dilihat penyiar dan narasumbernya, maka di sini tak ubahnya TV show. Oia spesialnya episode ini karena ada Kaka Slank yang tiba-tiba datang dan menyanyi satu lagu bersama Drew.

Terima kasih kepada pihak TV One yang waktu itu mbak Elisa karena sudah menghubungi dan mengundang kami. Tak lupa juga ke bapak supir perusahaan TV One yang mau mengantarkan hingga rumah padahal sudah larut malam sekali. Jika ingin menonton rekaman acaranya, silakan klik video di postingan ini. Dapat cari juga di Youtube karena sudah diupload ke channel kami.(DPM)

Komentar

Tulisan Lainnya

Tegnologi Membuka Peluang Tunanetra Berkarya dengan Mendongeng

 Pagi ini (15-09-2021) memulai tugas sebagai juri lomba dongeng untuk siswa tunanetra jenjang SMP dan SMPLB nasional dalam rangka Hari Bahasa 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dimulai dengan webinar dimana saya menjadi salah satu pematerinya bersama pak Marja (dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ) dan ka Rona Mentari (juru dongeng keliling / pendiri Rumah Dongeng Mentari). Satu topik yang coba saya kemukakan dalam diskusi yaitu bagaimana teknologi membuka peluang untuk tunanetra berkarya dengan dongeng. Dimulai dengan fakta bahwa keterampilan berbicara / olah vokal menjadi salah satu kekuatan yang dapat dieksplorasi oleh seorang dengan hambatan penglihatan. Kegiatan mendongeng yang berfokus pada penyampaian narasi, intonasi, karakter vokal, dan dinamika suara, seyogyanya menjadi potensi besar tunanetra dapat berkarya. Lalu ditambah dengan perkembangan teknologi komputer bicara, memungkinkan tunanetra mempublik

Cara Tunanetra Orientasi Kamar Hotel

Kembali di video series Get Closer with VIP. Kali ini saya berbagi tips bagaimana seorang tunanetra secara mandiri orientasi ketika menginap di kamar hotel. Ada tips sederhana yang dapat dilakukan sehingga meski menginap sendiri di kamar, tunanetra dapat memanfaatkan semua fasilitas dengan optimal dan aman. Hal ini dapat ditiru buat teman-teman netra yang akan menginap di hotel atau penginapan untuk kegiatan tertentu atau liburan. Juga tips di video ini dapat diterapkan oleh teman-teman berpenglihatan / awas yang ingin membantu seorang tunanetra untuk orientasi pertama kali di kamar hotel yang baru didatangi. Beberapa poin dalam video ini untuk bantu orientasi tunanetra di kamar hotel: 1. Keliling isi dalam kamar dengan sentuh dinding dan objek-objek yang ada di dalamnya. 2. Orientasi di kamarmandi, termasuk cara buka kran air, mana kran air panas dan dingin, dll. 3. Sentuh posisi-posisi stop kontak atau sumber listrik. Lebih lengkap lagi tonton video-nya sampai habis ya.Subscribe juga

Ada yang Kamu Suka dari PSBB di Pandemi Covid19 ini?

Tangerang - Bukan ingin menafikan dampak negatif dari musibah Covid ini ya guys. Tapi sebagaimana tiap peristiwa, pasti bisa dilihat dari berbagai perspektif. Musibah pun akan selalu dapat kita temukan sisi positifnya jika memang ingin. Sebab segala sesuatu jika ingin dilihat dulu dari sisi positifnya, Insya Allah akan terasa lebih ringan, meski tidak meniadakan bebannya. Nah, apa hal positif yang kamu rasa dari Covid ini? Kalau saya sih ini. Akhirnya, Diakui Ayah oleh Anak. Putri saya sekarang hampir usia 1 tahun. Ketika masih kerja aktif masuk ke kantor, mungkin dia merasa asing dengan bapaknya. Bagaimana tidak, berangkat kerja sebelum matahari terbit sekitar jam 5.30 karena mengejar bus Trans Jakarta dari Ciledug, lalu pulang mayoritas jam 7 malam dan baru sampai rumah sekitar jam 9 malam kalau ada lemburan RDK / kegiatan. Praktis, putri saya cuma kenal bapaknya pas hari libur saja, yang itu pun kadang masih disita waktunya sebagian dengan herus belajar dan menangani keperluan komun