Skip to main content

Solusi Web dan Aplikasi Tiket Kereta Api Tak Bisa Dibuka

Solusi Web dan Aplikasi Tiket Kereta Api Tak Bisa Dibuka
Tangerang - Saat ini tiket kereta api untuk mudik lebaran atau Idul Fitri sudah dapat dipesan 90 hari sebelum keberangkatan. Efeknya calon penumpang akan serentak membuka web dan aplikasi pemesanan tiket Kereta Api online sejak mulai bisa dipesan, dan wal-hasil server down. Lantas, apa solusi web dan aplikasi tiket kereta api tak bisa dibuka?

Situasi ketika website pemesanan tiket kereta api di tiket.kereta-api.co.id dan aplikasi KAI Access tak dapat berjalan normal dnamakan server down. Hal ini dapat terjadi karena traffick atau lalu lintas pengunjung yang masuk pada saat bersamaan begitu besar, mengakibatkan server atau komputer tempat semua proses itu terjadi tak mampu menampung jumlahnya. Ibaratnya seseorang yang dipaksa untuk menangkap beberapa bola sekaligus yang dilempar ke dia, lambat laun akan kepayahan hingga akhirnya pingsan.

Server down ini mirip dengan keadaan pingsan pada ibarat di atas. Ketika server down, maka pengunjung yang ingin masuk akan tertolak. Dengan sendirinya, traffick akan berkurang karena memang tak dapat masuk. Lalu dengan sendirinya, server yang sudah sanggup bernafas lagi itu akan kembali aktif dan melakukan tugas-tugasnya seperti biasa. Namun tak menutup kemungkinan server akan kembali down apabila terjadi lonjakan traffick lagi seperti yang terjadi pada web dan aplikasi pemesanan tiket kereta api di 90 harimenjelang Idul Fitri.

Hal ini sudah seharusnya diantisipasi oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk fasilitas pemesanan tiket secara online. Situasi ini juga mirip ketika tempoh doeloe fenomena di media yang tiap kali menjelang Idul Fitri atau lebaran, maka ribuan masyarakat antri di stasiun bahkan hingga menginap untuk mendapatkan tiket kereta mudik lebaran. Para calo pun bertebaran menawarkan tiket dengan harga yang sudah dinaikkan dari resminya. Bedanya saat ini, ketika jadwal penjualan tiket dimulai, masyarakat nongkrong di depan komputer atau smartphone, lalu antri via internet untuk mendapatkan tiket dengan prinsip siapa cepat dia dapat. Para calo pun digantikan dengan kehadiran Tiket.com, Tokopedia, Traveloka, dkk. haha.

Ada dua hal sebagai solusi web dan aplikasi tiket kereta api tak bisa dibuka. Yaitu kamu harus sedikit sabar atau kreatif. Mari disimak dua hal berikut.

Solusi web dan aplikasi tiket kereta api tak bisa dibuka dengan sabar refresh page



Seperti penjelasan di atas, situasi server down pada website seperti tiket.kereta-api.co.id, biasanya tidak berlangsung lama. Selain pihak pengelola tentu selalu melakukan maintenance berkala, server biasanya punya mekanisme otomatis untuk restart otomatis ketika traffick berlebih yang masuk sudah berkurang. Jadi ketika kamu sudah nongkrongin situs resmi PT KAI untuk pemesanan tiket lalu server down, jangan putus asa dan terus refresh page dengan tekan F5 apabila masih tak mau terbuka.

Agar ketika sedang di tengah jalan pemesanan tiket kemudian server down dan kamu tak kehilangan banyak waktu, siapkan semua data yang diperlukan secara digital juga. Misal nama lengkap dan NIK serta nomer HP, tuliskan di notepad jadi ketika memasukkan data tinggal copy dan paste secara cepat. Jangan sampai karena kamu harus mencari-cari KTP dulu di dompet dan buka-buka phone book, server kembali down karena traffick sudah naik lagi. Apalagi jika kamu harus memesan tiket untuk satu keluarga atau teman secara rombongan, bisa gagal tak satu pun dapat tiket.

Solusi web dan aplikasi tiket kereta api tak bisa dibuka dengan kerjasama mbak dan mas minimarket



Satu solusi cerdas dengan memanfaatkan sela di sistem ticketing online ini adalah bekerja sama dengan para calo digital. Yap, bukan calo yang berkeliaran di stasiun, tapi pihak-pihak yang sudah secara resmi bekerja sama dengan PT KAI untuk menjualkan tiket kereta api. Kita tahu tanpa harus menyebutkan merk, bahwa beberapa minimarket menjadi rekanan PT KAI untuk menjualkan tiket kereta api. Belum ada info jelasnya, tapi bisa jadi para rekanan ini punya jatah kuota khusus untuk sejumlah tiket yang dijual PT KAI. Asumsi saya rekanan PT KAI ini tentu diberi kuota sehingga tak semuanya mendapatkan tiket hanya dari web dan aplikasi PT KAI langsung, tapi juga agar para rekanan ini dapat sedikit untung.

Caranya adalah, coba PDKT ke mbak atau mas yang bekerja sebagai kasir di minimarket yang jadi rekanan PT KAI. Jika ada keluarga atau teman itu lebih bagus, sebab harga teman pasti beda kan. hehe. Lantas minta tolong untuk pesankan di awal waktu tiket kereta api dengan hari keberangkatan yang diinginkan. Jadi ketika waktu penjualan tiket telah tiba, yaitu H-90 dari waktu keberangkatan, mbak atau mas minimarket itu dapat langsung memesankannya untuk kamu. Mungkin ketika minimarket sudah tutup yang biasanya tak operasi 24 jam.

Hanya tak enaknya apabila memesan tiket melalui minimarket ini adalah kamu tak dapat pilih kursi dan gerbong. Ada kemungkinan pula meski kamu pesan satu rombongan, akan dapat kursi yang tersebar di dalam gerbong yang sama atau beda, sesuai dengan kursi yang tersedia. Tapi masih jauh lebih bagus daripada tak kebagian kursi kereta api mudik lebaran.

Itu dua tips sederhana dari sana sebagai solusi web dan aplikasi tiket kereta api tak bisa dibuka. Jika kamu ada tips lainnya, monggo dishare di kolom komentar ya. Selamat hunting tiket kereta mudik lebaran ya. (DPM)

Comments

Tulisan Lainnya

Tegnologi Membuka Peluang Tunanetra Berkarya dengan Mendongeng

 Pagi ini (15-09-2021) memulai tugas sebagai juri lomba dongeng untuk siswa tunanetra jenjang SMP dan SMPLB nasional dalam rangka Hari Bahasa 2021. Kegiatan yang diadakan oleh Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dimulai dengan webinar dimana saya menjadi salah satu pematerinya bersama pak Marja (dosen Jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ) dan ka Rona Mentari (juru dongeng keliling / pendiri Rumah Dongeng Mentari). Satu topik yang coba saya kemukakan dalam diskusi yaitu bagaimana teknologi membuka peluang untuk tunanetra berkarya dengan dongeng. Dimulai dengan fakta bahwa keterampilan berbicara / olah vokal menjadi salah satu kekuatan yang dapat dieksplorasi oleh seorang dengan hambatan penglihatan. Kegiatan mendongeng yang berfokus pada penyampaian narasi, intonasi, karakter vokal, dan dinamika suara, seyogyanya menjadi potensi besar tunanetra dapat berkarya. Lalu ditambah dengan perkembangan teknologi komputer bicara, memungkinkan tunanetra mempublik

Cara Tunanetra Orientasi Kamar Hotel

Kembali di video series Get Closer with VIP. Kali ini saya berbagi tips bagaimana seorang tunanetra secara mandiri orientasi ketika menginap di kamar hotel. Ada tips sederhana yang dapat dilakukan sehingga meski menginap sendiri di kamar, tunanetra dapat memanfaatkan semua fasilitas dengan optimal dan aman. Hal ini dapat ditiru buat teman-teman netra yang akan menginap di hotel atau penginapan untuk kegiatan tertentu atau liburan. Juga tips di video ini dapat diterapkan oleh teman-teman berpenglihatan / awas yang ingin membantu seorang tunanetra untuk orientasi pertama kali di kamar hotel yang baru didatangi. Beberapa poin dalam video ini untuk bantu orientasi tunanetra di kamar hotel: 1. Keliling isi dalam kamar dengan sentuh dinding dan objek-objek yang ada di dalamnya. 2. Orientasi di kamarmandi, termasuk cara buka kran air, mana kran air panas dan dingin, dll. 3. Sentuh posisi-posisi stop kontak atau sumber listrik. Lebih lengkap lagi tonton video-nya sampai habis ya.Subscribe juga

Ada yang Kamu Suka dari PSBB di Pandemi Covid19 ini?

Tangerang - Bukan ingin menafikan dampak negatif dari musibah Covid ini ya guys. Tapi sebagaimana tiap peristiwa, pasti bisa dilihat dari berbagai perspektif. Musibah pun akan selalu dapat kita temukan sisi positifnya jika memang ingin. Sebab segala sesuatu jika ingin dilihat dulu dari sisi positifnya, Insya Allah akan terasa lebih ringan, meski tidak meniadakan bebannya. Nah, apa hal positif yang kamu rasa dari Covid ini? Kalau saya sih ini. Akhirnya, Diakui Ayah oleh Anak. Putri saya sekarang hampir usia 1 tahun. Ketika masih kerja aktif masuk ke kantor, mungkin dia merasa asing dengan bapaknya. Bagaimana tidak, berangkat kerja sebelum matahari terbit sekitar jam 5.30 karena mengejar bus Trans Jakarta dari Ciledug, lalu pulang mayoritas jam 7 malam dan baru sampai rumah sekitar jam 9 malam kalau ada lemburan RDK / kegiatan. Praktis, putri saya cuma kenal bapaknya pas hari libur saja, yang itu pun kadang masih disita waktunya sebagian dengan herus belajar dan menangani keperluan komun