Putihkan Internet, Berdzikir dalam Blog dan Jejaring Sosial

Hal pertama yang perlu dilakukan oleh para Dai blogger adalah membuat blog yang unik. Blog perlu memiliki tema atau topik tertentu yang berbeda dari blog-blog lain. Perlu diketahui bahwa 80% dari pengguna internet menggunakan mesin pencari (Search Engine) untuk menemukan sebuah konten. Penentuan hasil pencarian ini ditentukan oleh semakin spesifiknya kedekatan antara kata kunci dengan situs yang dicari. Oleh karena itu, semakin unik blog yang dibuat, maka akan semakin mudah bagi pengunjung ketika memasukan kata kunci terkait di mesin pencari.

Selain itu, sebuah blog yang unik biasanya akan sulit untuk diabaikan oleh pengguna internet. Ketika seseorang menemukan sebuah blog yang menyajikan informasi atau konten-konten yang bermanfaat, maka ada kemungkinan mereka akan kembali ke blog tersebut di kemudian hari. Dalam tahapan ini, sudah ada ikatan imaginer yang terjadi antara blog dan pengunjungnya.

Langkah berikutnya adalah membangun hubunga yang lebih erat antara blogger dan pengunjung. Di dalam blog ada kolom untuk berkomentar. Di sana biasanya pengunjung akan memberikan tanggapan atau bertanya terkait dengan tulisan yang ada di blog. Agar pengunjung merasa diperhatikan, blogger sebaiknya segera menanggapi balik komentar yang diberikan oleh pengunjung. Hal ini akan memberikan kesan bahwa blog tersebut hidup dan tidak ditinggalkan begitu saja oleh bloger empunya. Dengan interaksi yang intensif ikatan emosional tersebut dapat terbentuk, dan pengunjung akan setia untuk menunggu update blog.

Setelah pada tahapan responsif, blogger pun perlu untuk memperbaharui (update) blog secara rutin. Buat tulisan-tulisan yang berkelanjutan dan jangan pernah membiarkan blog tidak memberikan tulisan baru terlalu lama. Karena pengunjung yang telah merasa menemukan blog yang unik biasanya akan mengunjungi blog tersebut di kemudian hari. Tentu ketika dia mengunjungi blog itu lagi, mereka ingin membaca tulisan-tulisan baru di sana. Apabila blog terkesan ditelantarkan, maka pengunjung dapat kecewa dan mungkin tak akan berkunjung kembali.

Sampai di sini sebuah blog telah memiliki pengunjung-pengunjung setia. Blogger telah memiliki komunitas kecil yang berpusat pada blog yang dikelolanya. Namun akan lebih efektif jika blogger membentuk lagi komunitas lebih besar sesama blogger dengan visi yang serupa. Interaksi sesama blogger akan mampu meningkatkan publisitas dari blog-blog anggotanya. Pengunjung dapat lebih terfasilitasi dengan banyaknya pilihan dalam satu lingkup yang sama. Selain itu, interaksi antar blogger pun dapat memperkaya pengetahuan sesama blogger. Mereka dapat saling berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai dunia blogging.

Perlu dicatat bahwa dunia blogging tak ubahnya dengan kehidupan nyata. Semakin banyak seorang blogger berbagi hal-hal bermanfaat kepada orang lain, maka akan semakin dikenal blogger tersebut. Begitu pula ketika kemampuan komunikasi blogger tersebut yang menyenangkan kepada para penunjungnya. Ia akan semakin disukai dan memberikan kenyamanan ketika pengunjung Blog Walking di sana.

6 komentar untuk “Putihkan Internet, Berdzikir dalam Blog dan Jejaring Sosial”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *