Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Studi

Experience from ALA Fellowship Program Gender and Disability

Adelaide - I love almost all the session in these 12 weeks courses. I learn so many new things about domestic violence, child, gender analysis, and leadership in intensive training. It enhances my knowledge about gender and disability, and realizes me to give more attention to women with disabilities as well. Because as young leader who working with youth with disability and information resources issue, I comprehend that I missed the gender aspect while advocating disability issue through media communications. Also, I got much learning moments during the field visits in some places. Some institution like Disability Information and Resource Center (DIRC) and Independent Living Center (ILC) inspire me to apply similar initiative in my home-country. This idea came up because I’m interested in disability and media issue, so some of the lessons might be applied in my community. Furthermore, some guest speakers who visited us during the courses enhance my understanding about how Australia de

12 Weeks with Gender and Disability in Adelaide

Adelaide - In this 3 months fellowship program, we did many various activities. There are Intensive Training, Field visits, Guest Speaker, and Mentoring sessions, Leadership networking sessions, writing policy brief sessions, Action Plans sessions, Symposium, and some Social activities. Those activities relate to each other and generally improve my leadership skills and knowledge regarding gender and disabilities. The first main activity is Intensive training. This activity held several trainings like Responsive Action against Domestic Violence, Child Safe Environments, Disability Awareness Training, and Gender Analysis toolkit. Some of them were running for 3, 2, or 1 full day. Like other training, it not only give me a lecture, but also some practical activities and assignments. Also, all trainers gave the materials interactively, so it made me easier to understand the core points. It was very impressive  that the Gender Consortium included people with disabilities as trainers.  This

Jauh-Jauh ke Australia Belajar Mengenai Perempuan

Adelaide - Judul tulisan ini selintas bernada provokatif dan meremehkan. Tapi bukan begitu yang aku maksud. Mengapa perempuan harus dipelajari karena mereka memang penting, dan kita semua lahir dari rahim seorang perempuan. Perempuan yang aku pelajari ini terkemas dalam isu gender, pokoknya bukan terkait sama hal-hal galau dan pasangan ya. Yup, dan di sinilah aku, belajar isu gender dan disabilitas selama tiga bulan di kota Adelaide. Aku akan coba share secara singkat mengenai deskripsi program yang diikuti dan proses mendapatkannya. Bermula dari kontak seorang pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) mas Made Adi Gunawan yang menawarkan kesempatan untuk short course mengenai isu gender and disability di Australia. Saat itu, ia memintaku untuk mengisi form yang dikirimkan via email dan juga CV. Dari form tersebut, tertera informasi mengenai deskripsi, objektif, dan hasil yang diharapkan dari program. Programnya bernama Australian Leadership Awards (ALA) Fellowships ya

The Infringement of Gricean Maxims In Nasreddin’s Stories

Introduction As a human, we have two-side of roles. They are we as an individual and we as the part of a society. In order to interact to the other human in society, we use language as the tool. “Language is a way to communicate ideas comprehensibly from one person to another in such a way that the other will be able to act exactly accordingly. The transportation of such ideas could be acquired by either verbal expression and signing with gestures and images”[1]. The language absolutely should be understood by the members. It is like an agreement which is made to link one and the other. As the result, the members in the society must learn the agreed language to keep their existence. If one of the members can not use the tool, it would kick him out from the society. Commonly, language is used to exchange a message between at least two people. When someone wants to tell some information, he uses language as the medium. It can be in written or spoken language. According to Kamil Wisnewski

Makna dan Sejarah Agama Islam

Berikut ini adalah Makalah yang diperuntukan bagi mata kuliah MPK Agama Islam. Kuliah yang berbobot 2 sks ini, memberi kita pemahaman agama dari sudut yang berbeda. Agama dilihat dari berbagai sudut pandang, bahkan kita pun tidak diwajibkan mengambil kuliah yang agama kita sendiri. Boleh saja ambil mata kuliah yang agama berbeda. Karena kuliah ini bukan bertujuan untuk mendoktrin, tapi memberikan pencerahan. Terima kasih untuk Pak Mugilan yang telah memberikan bimbingan selama satu semester. I. Pengertian dan Karakteristik Agama Islam 1. Makna Agama Islam Agama memiliki arti peraturan, tata cara, upacara hubungan manusia dengan raja. Sedangkan agama Islam, yang dalam bahasa aslinya disebut din, merupakan kata turunan (jadian) yang berarti ketundukan, ketaatan, kepatuhan (kepada kehendak Allah SWT), berasal dari kata salama yang artinya patuh atau menerima. Berakar dari huruf sin lam mim (s-l-m). Kata dasarnya adalah salima yang berarti sejahtera, tidak tercela, dan tidak cacat. Dari ur

Kajian Akhlaq dalam Agama Islam

Akhlak dapat dirumuskan sebagai suatu sifat atau sikap keperibadian yang melahirkan tingkah laku perbuatan manusia, dalam usaha membentuk kehidupan yang sempurna berdasarkan kepada prinsip-prinsip yang telah ditetapkan oleh Allah. Dengan kata lain, akhlak ialah suatu sistem yang menilai perbuatan lahir dan batin manusia baik secara individu, kumpulan dan masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan baik secara individu, kehidupan masyarakat dalam interaksi hidup antara manusia dengan Allah, manusia sesama manusia, manusia dengan hewan, dengan malaikat, dengan jin, dan juga dengan alam sekitar. Skop akhlak Islam adalah luas merangkum segenap perkara yang berkaitan dengan kehidupan manusia dengan hubungan manusia dengan Allah, hubungan manusia dengan manusia dan hubungan manusia dengan makhluk lain. a) Akhlak dengan Allah : Antara ciri-ciri penting akhlak manusia dengan Allah swt ialah : • Beriman kepada Allah : yaitu mengakui, mempercayai dan meyakini bahawa Allah itu wujud se