Tag: abstraksi cinta

  • Abstraksi Cinta 14

    Hujan buatku adalah sesuatu yang mengagumkan. Dia mampu membuat orang terdiam, terhenyak di tempatnya, hanya untuk mengamati rinai hujan yang membasahi bumi, mendengarkan rintik yang menubruk atap, atau mencium aroma hujan yang menenangkan. Hujan juga mampu menjawab banyak pertanyaan, dalam diam, saat rintik yang mengalun menjadi harmoni, tanpa perlu banyak kata, tanpa perlu menggurui. Hujan […]

  • Abstraksi Cinta 13

    Malam ini kembali aku ingin menulis. Memasuki dunia yang sepenuhnya kumiliki, dan sepenuhnya aku menguasai hidup di dalamnya. Dunia dimana kita diberi cukup waktu untuk berfikir, lalu menghapus, mengedit, copy paste, atau menekan tombol undo. Sesuatu yang di dunia nyata hampir mustahil terjadi. Di sini dengan menulis aku dapat bicara denganmu. Tanpa harus gugup, menelan […]

  • Abstraksi Cinta 12

    Ada yang mengatakan bahwa cinta tak dapat dipaksakan. Ada pula yang berpendapat bahwa cinta tak harus memiliki. Apakah itu hukum yang harus dipatuhi semua orang yang memiliki rasa cinta di hatinya? Atau hanya kaidah-kaidah dalam sinetron dan buku roman yang bukan tak mungkin tak berlaku untuk semua orang? Namun satu hal yang pasti. Dimana ada […]

  • Abstraksi Cinta 11

    Cinta pada manusia tak pernah salah. Hanya terkadang cara manusia mendefinisikan cinta yang kurang tepat. Ada di antaranya yang mendefinisikan kata itu dengan sebuah rasa suci untuk terus menkasihi seseorang yang dicintainya tanpa berharap lebih. Istilah populernya, cinta tak harus memiliki. Tapi ada pula yang ketika ia merasakan sesuatu yang dikatakan cinta, maka ia harus […]

  • Abstraksi Cinta 10

    Ada dua alasan ketika mencintai seseorang. Pertama, karena dicintai. Kadang hati tergerak untuk mencintai ketika tahu bahwa ada seseorang yang mencintai kamu. Sebab hati bukanlah batu atau logam, ia sesuatu yang lunak. Ketika dirasa ada ketulusan dan kejujuran dari seseorang, maka ia akan mencair. Tak heran jika ada pepatah Jawa yang mengatakan “Witing Trisno Jalaran […]

  • Abstraksi Cinta 09

    Hujan di sore hari adalah fenomena yang biasa di musim penghujan. Namun ketika hujan seperti ini, selalu ada memori yang melintas cepat. Secepat kepakan sayap burung kolibri, namun sakit yang ditinggalkan setajam cakar rajawali. Semua selalu sama. Berakhir di penghujung hujan. Meski beda cerita, beda masa. Entah apa yang membuatku begitu tak berdaya atau jika […]

  • Abstraksi Cinta 08

    Aku berharap dia adalah jawaban dari Do’aku selama ini. Seorang yang benar-benar mencintaiku. Cinta aku apa adanya, dengan seluruh kelebihan dan kekurangan yang ku miliki. Seseorang yang mau berjuang bersamaku, melewati tiap detik dalam hidup yang terkadang melelahkan ini. Seorang yang mau mmenemani diriku, dan memberikan pangkuannya untukku bersandar ketika aku menghembuskan nafas untuk yang […]

  • Abstraksi Cinta 07

    Mungkin hanya mimpi yang saat ini dapat mempertemukan kita. Di sini aku masih terduduk sendiri. Berharap entah kebetulan apa yang membawamu datang. Menemani Aku menikmati detik demi detik yang terlewati. Berbincang dalam puisi dan untaian kalimat yang mempesona. Hanya denganmu dan Aku. Itu saja.

  • Abstraksi Cinta 06

    “seseorang yang mencintaimu selalu ingin tahu tiap detail yang kau alami dari membuka mata hingga kau terlelap di malam harinya”. “seseorang yang mencintaimu lebih dari sekedar kekasih untukmu, melainkan sahabat baik”. “seseorang yang mencintimu terkadang suka terdiam ketika menelpon karena mendengarkan suaramu saja sudah mampu menenangkan hati”. “seseorang yang mencintaimu akan berkata di tiap paginya […]

  • Abstraksi Cinta 05

    Cinta itu datang dan sekali lagi membuatku sulit bernafas.. Memberiku secercah kebahagiaan imaginer, hingga menjatuhkanku ke lembah terdalam. Cinta dan aku selalu tersiksa ketika ia datang. Menyalahi kaidah-kaidah logika tanpa memberiku kesempatan tuk mengerti. Diam, dan hanya itu yang aku dapat. Sedingin es ketika aku ingin menghangatkan, dan sekeras baja saat hati ini melunakkan. Venus, […]