Sebuah kehormatan dapat diundang menjadi salah satu pembicara pada webinar yang diadakan oleh Badan Literasi Braille Indonesia (BLBI) Abiyoso Kementerian Sosial. Pada diskusi ini, saya mengajukan sebua konsep agar bagaimana huruf Braille menjadi naik kelas. Naik kelas dalam artian huruf Braille yang tidak hanya dimiliki dan dibutuhkan oleh para tunanetra melainkan juga oleh masyarakat umum.
Sebetulnya TOR pada webinar ini meminta saya untuk berbagi kisah sukses sebagai sala seorang tunanetra yang tentunya menggunakan huruf Braille. Saya sampaikan bahwa huruf  Braille itu adalah kebutuhan literasi untuk seorang tunanetra. Sama halnya seperti orang awas (sebutan untuk seseorang yang berpenglihatan / bukan tunanetra) menggunakan huruf latin dan belajar menulis tangan di usia dini. Meski saat ini seorang tunanetra akan lebih banyak menggunakan buku elektronik dan audio, tapi kemampuan baca dan tulis Braille tak akan dapat dilupakan karena sudah menjadi bagian dari literasi.
Pengalaman saya mengelola media online Kartunet.com yang banyak di antara karya tulisan yang masuk berasal dari para penulis tunanetra, menunjukkan bahwa pentingnya memiliki literasi Braille. Untuk para tunanetra yang sudah baik dan tuntas untuk baca dan tulis braille di usia dini, mereka akan baik dalam menulis dan akan minim kesalahan ejaan dan juga tak kesulitan merangkai kata serta kalimat. Sedangkan untuk yang sedari awal hanya mengandalkan audio, akan kesulitan dalam ejaan karena dalam proses membaca bukan huruf demi huruf  yang diproses, melainkan bunyi.
Selain itu, saya juga mengusulkan huruf Braille naik kelas. Bahwa dapat menjadi peran dari BLBI Abiyoso sebagai pusat pengembangan laiterasi Braille, untuk membuat huruf Braille ini dimiliki dan menjadi tren literasi di masyarakat umum. Bagaimana masyarakat tertarik mempelajari huruf Braille seperti halnya kita belajar huruf kanji, Hiragana, Arab, dll. Apabila huruf Braille ini menjadi salah satu aset literasi untuk masyarakat, tentu ke depan tak akan sulit mengajak para tunanetra yang menjadi native dari huruf ini untuk lebih baik memanfaatkannya.(DPM)